Diam

Diam itu berisik di dalam(?).. kalau dia diam, dia berpikir, isi kepalanya lebih padat berjubel ketimbang yang sedang mengoceh diluar sana.

Ucapan mungkin bisa ambigu, tapi diam bisa lebih dari sekedar ambigu. Pernahkah ada seseorang yang kau kenal tiba-tiba saja diam? tidakkah itu membuatmu penasaran? Kenapa diam? Apa marah? Apa sakit? Apakah dia… berpikir?

Seribu dugaan melayang-layang dikepalamu.

 

Another Side of The World

Terkadang matahari bersinar terang, namun sesuatu dalam dirimu mengubahnya menjadi terlihat mendung. Mungkin hari itu hujan lebat, diselimuti mendung, gelap, abu-abu, siapa tahu, mungkin saja saat itu matahari malah sedang berpindah menerangi hatimu, menghangatkannya, memberi kehidupan, semua terlihat indah dan terang.

Apa kau yakin.. benarkah semua itu interupsi dari luar? atau dari dirimu sendiri.. menyalahkan alam tak akan ada gunanya… sakit ya sakit.. tidak ada hubungannya dengan cuaca mendung atau cerah,¬† dan rasa sakit tak akan pernah bisa dilihat.. diukur, seperti …¬†seberapa sakitkah menjadi orang yang selalu dipojokkan? Kau mana tahu.

Ada yang mencoba terlihat seperti pagi yang cerah, tapi awan mendung mengitari kepalanya.. terus menerus.. dia melihat dunia begitu indah.. tapi kenapa seperti tak ada alasan untuk dia tersenyum. Ia merasa sulit mendeskripsikan hal itu, bukan sulit.. tapi percuma.

Kau tahu, selalu ada sisi lain dunia ini yang membuatmu membenci hidup.