Hal-hal Menyebalkan Yang Biasa Dialami KPOP-ers

  1. Non KPOP-ers yang menganggap selera musik semua KPOP-ers itu sama

Salah kalau kalian menganggap seorang Kpop-ers itu ‘suka’ dengan semua jenis lagu Korea, suka dengan semua boy group/girl group buatan Korea. Asal kalian tahu, Kpop-ers itu juga punya selera masing-masing. Dan saking banyaknya grup buatan Korea, susah juga buat nyari orang yang sesama fandom, terus sekalipun kita sesama fandom, belum tentu juga selera musiknya sama. I mean, seorang penggemar yang menyukai grup A belum tentu suka dengan semua lagu yang dinyanyikan grup itu.

Dan juga..

Pernhakah kalian merasa super awkward ketika salah satu teman sesama Kpop-ers kalian menceritakan betapa dia terobsesi dan betapa mereka menyukai lagu tertentu, sementara kalian sendiri tidak menyukainya. Okelah menghargai selera orang lain, tapi kadang ada juga yang ‘desperate’ soalnya dia pikir kita juga bakalan suka lagu itu, that’s annoying tbh. And the worst part is, you can’t just say no, because you don’t want to hurt their feeling.

Atau pernahkah teman kalian (non-Kpopers) menyuguhi lagu yang asal made-in-Korea, terus dia bilang “Lu pasti suka yang satu ini.” Atau “Lu pasti tahu lagu ini.”  And my answer’s mostly ‘No’

 

  1. Nggak semua Kpop-ers nyambung sama Kpop-ers lain

“Kalian kan suka Kpop, pasti nyambung banget satu sama lain.” That’s a big no right there.

Tahukah kalian, kalau diluar sana banyak banget Kpop-ers yang saling menjatuhkan grup yang disukai Kpop-ers lain? udah kek suporter bola tanah air.

Tapi sebagai KPOP-ers yang baik, gue cuman bisa mengingatkan kalau kita harus saling menghargai, jangan mencampur adukkan makna ‘Dislike’ dengan ‘Hate’, kalau kamu nggak suka grup itu, kamu nggak perlu benci grup itu juga.

 

  1. Merasa bersalah karena nggak bisa berkontribusi naikin rating variety show idol yang kita suka

Jujur aja, jarang ada Kpop-ers yang nonton variety show via streaming, pasti kebanyakan cuman download dari situs-situs illegal, sekalipun ada yang streaming, pada akhirnya pasti juga tetep download. Soalnya di Indonesia juga cuman orang-orang tertentu yang mampu pasang TV cable, atau punya akses wifi unlimited di rumahnya. Sementara mayoritas be like “Kayaknya sia sia kalau gue cuman nonton sekali, jadi mending download aja biar nontonnya bisa berulang kali.”

 

  1. Tidak ada hal yang lebih menyebalkan selain nungguin Variety Show yang tak kunjung ada subtitlenya

Rasanya gemes gemes gimana gitu, kalau lu nemu sebuah variety show yang ‘kayaknya gokil’, tapi belum ada yang nge-sub.

Inilah kenapa gue bisa bahasa Inggris setelah bertahun-tahun menjadi KPOP-ers, karena kebanyakan yang tersedia cuman sub Inggris, dan dulu belum banyak yang menyediakan sub Indo, mentok juga auto-translate (yang kalian semua tahu itu sangat ngaco).

Malah sampai sekarang gue merasa lebih nyaman dengan subtitle versi Inggris ketimbang Indonesianya. Tapi beneran lho, nungguin subtitle itu udah kek nungguin gebetan nge-chat, tiap hari dengan setia ngecek apakah udah ada apa belum, bahkan ada satu acara yang gue tungguin subtitlenya sejak 2016, dan sampai detik ini belum juga ada yang nge-sub, yang berarti kalau belum ada sub Inggris, jangan harap ada sub Indonya.

 

  1. Moment tersusah adalah ketika ngapalin nama grup yang jumlah membernya sejagat raya

Red Velvet? Gampang, cuman lime biji(?) dan juga tampang mereka nggak ada yang mirip, jadi lebih gampang. GOT7? Lumayan lah, tujuh orang. Super Junior? Gue lupa mereka tinggal berapa, tapi karena keberadaan mereka udah senior pake banget, gue bahkan udah hafal mantan membernya.

Terus yang rookie rookie macem Seventeen? Gue belum memastikan apakah member mereka beneran berjumlah 17.

FYI, beberapa tahun lalu, grup Kpop nggak sebanyak sekarang, selain itu mayoritas grup punya member yang nggak lebih dari 7 orang, paling banyak waktu itu cuman Suju sama SNSD yang lebih dari sembilan orang, dan itupun sudah cukup menghebohkan, karena dianggap terlalu banyak.

Nah sekarang? Member yang jumlahnya sembilan orang itu kayaknya udah biasa.

Khususnya tahun 2015-2017, bbanyak banget wajah-wajah yang perlu dihafal. IOI, Seventeen, Golden Child, NCT, Twice, Pristin, WJSN, Gugudan dll, pokoknya banyak banget lah.

Dan yang paling susah dihafalin adalah…. NCT!

Saking gemesnya sampe nggak hafal-hafal, gue sampe bikin artikel khusus tentang mereka.

NCT, grup ini jumlah membernya lebih dari 20 orang, dan disebar ke tiga buah sub-unit, terus seiring berjalannya waktu ada juga member yang nama panggungnya ganti, padahal pas belum ganti gue juga belum hafal.

 

  1. Kecanduan Variety Show

Pernahkah kalian, awalnya cuman iseng-iseng nonton acara yang ada idol lain? Biasanya karena grup favorit kalian sedang hiatus, jadi kalian memutuskan buat cari hiburan baru.

Kpop-ers pasti tahu kalau variety show itu bahaya banget, maksud gue ‘bahaya’ …

Setelah nonton variety show itu, kalian jadi sadar ternyata grup itu berisi manusia-manusia somplak bin gokil, akhirnya kalian ketagihan nonton semua episode, terus nggak cukup segitu aja, kalian mulai cari-cari variety show yang ada merekanya, dan lama kelamaan mulai dengerin lagu-lagu mereka. Disitulah ~ Kesetiaan fandom mulai goyah.

 

  1. Pengeluaran jadi bertambah

(Ini khusus buat yang nggak punya akses wifi)

Entah kalian beli album atau tidak, pengeluaran kalian pasti tetap lebih banyak dari sebelum kalian kenal Kpop. Sebelum kenal Kpop, kalian beli kuota internet paling satu giga cukup buat seminggu, setelah kenal Kpop, sepuluh giga nggak sampe tiga hari. Dan itu membuat temen-temen lu heran. This super common questions from non Kpopers… “Lu habis kuota segitu banyak buat apa aja?”.

 

  1. Ketemu jenis orang yang mengaku KPOP-ers tapi mereka cuman tahu satu grup doang

Ini menyebalkan, kenapa menyebalkan?

Karena jenis manusia seperti inilah yang biasanya menyulut api fan-war di forum-forum Kpop, karena mereka tidak tahu menahu tentang grup lain, yang mereka tahu hanya satu grup itu, dan merasa grup itu adalah yang paling sempurna.

Kalian boleh kok cuman suka satu grup, tapi sebagai Kpop-ers gue secara pribadi belum nemu seorang Kpop-ers yang cuman suka satu grup doang. Tbh, I have particular group that I really really love, but I also like more than 5 other groups out of my fandom.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s