‘The Maze Runner’ Yang Membingungkan

https://moviesfilmsandflix.files.wordpress.com/2015/09/scorch-trials-movie-poster.jpg?w=1235&h=695

Ya inilah ketika seseorang terlalu menganalisa sesuatu, penonton seharusnya menikmati kegaduhan yang disuguhkan film ini, saya justru malah sibuk dengan teori ‘masuk-akal-tidak masuk-akal’ jalan ceritanya.

Sebenarnya kalau ditonton secara garis besar, ceritanya cukup menarik, sekelompok pemuda yang mencoba keluar dari sebuah padang rumput dimana mereka dikirim tanpa tahu kenapa dan untuk apa. Awalnya saya berharap akan ada penjelasan lebih di adegan selanjutnya, tapi justru semakin saya tonton semakin saya bingung, karena ada saja hal baru yang seharunya menjelaskan kebingungan awal, malah justru memunculkan kebingungan baru.

Kalau dibilang plot hole mungkin juga bukan, maklum saja karena film ini  adaptasi dari buku, yang kalian pasti tahu lah, tidak mungkin mengimplementasi setiap detil novel kedalam sebuah film, sementara The Maze Runner itu jenis kisah yang kalau tidak dijelaskan mendetil, akan memunculkan banyak ‘plot-hole-wannabe’.

Berikut ini beberapa hal yang membuat saya pusing, 

  • Gally yang mencurigakan

Gally berusaha meyakinkan orang lain kalau tempat teraman adalah di padang rumput itu, padahal jelas-jelas tadi malam (?) mereka nyaris mati diserang sekelompok Griever yang masuk karena labirin tidak mau tertutup. Katakanlah mereka yang percaya pada Gally adalah bunch of meathead including himself. Tapi ternyata tidak sesederhana itu, Gally tidak sebodoh yang saya kira, justru tindakannya berikut membuat saya merasa bodoh karena tidak menyadari motif Gally dari awal.

Puncak kecurigaan saya adalah ketika Gally tiba-tiba muncul di lab, selang beberapa waktu setelah kawanan Thomas keluar labirin. Apa kalian tidak merasa aneh? Butuh tiga tahun bahkan untuk seorang Runner seperti Minho menemukan jalan keluar, bagaimana Gally bisa tahu pola labirin tersebut? Bagaimana mungkin Gally tahu letak pintu keluar itu? Dan katakan saja itu kebetulan, bagaimana dia bisa membuka pintu bersandi itu? Jangan-jangan Gally selama ini adalah WCKD.

 

  • Tujuan WCKD yang tidak jelas

Katakanlah tujuan WCKD adalah untuk menemukan penawar virus ‘Flare’ atau apalah itu, sementara di seri kedua film ini, dari pihak ‘Right Arm’ ada seorang dokter (kebetulan mantan ilmuan WCKD) berhasil menyelamatkan Brenda yang terinfeksi virus Flare dengan menyuntikan suatu cairan ke lengannya, itu berarti sudah ada orang yang berhasil menemukan obat penawar Flare (sekalipun efeknya hanya sementara).

Pertanyaannya adalah, dari mana dokter itu mendapat bahan(?) untuk membuat obat tersebut? Kalau dikatakan Thomas-lah yang memberikan itu padanyanya dulu, dari mana Thomas mendapatkannya? Kalau Thomas dulunya adalah ilmuwan WCKD berarti bahan itu kemungkinan ia dapat juga dari sana, jadi sebenarnya WCKD sudah menemukan obat penawar tersebut tanpa mereka sadari.

Kemungkinan kedua, anggap saja WCKD tidak tahu kalau ‘bahan’ yang sudah mereka miliki ternyata dapat digunakan sebagai obat penawar, masuk akalkah? padahal ada lebih dari satu orang ilmuwan yang bekerja disana.. bertahun-tahun! Sementara di pihak ‘Right Arm’ si dokter yang hanya seorang diri, ajaibnya bisa meracik penawar itu sesederhana menuang teh kedalam gelas, tanpa melakukan jenis percobaan ribet seperti yang WCKD lakukan, tanpa perlu mengirim pemuda-pemudi ke sebuah padang rumput berlabirin, jadi kenapa WCKD dan kawanan ‘Right Arm’ tidak bergabung kalau tujuan mereka adalah sama? Dan lagi, kalau tujuan WCKD hanya untuk menemukan obat penawar Flare, respon komplotan ‘Right Arm’ juga tidak akan sedramatis itu.

 

  • Satu adegan yang sangat disayangkan

WCKD sendiri sedang berusaha melakukan kontak dengan Right Arm. Ada adegan dimana atasan WCKD, Ava Paige memerintahkan anak buahnya untuk mencari Right Arm (bahkan sebelum kawanan Thomas melarikan diri).

Disinilah muncul pertanyaan lain, kenapa WCKD berusaha menemukan Right Arm? Apa yang mereka incar dari Right Arm? Apa karena WCKD tahu kalau salah satu dari kawanan Right Arm (aka si dokter) sudah menemukan obat penawar virus Flare?

Sayang, ternyata bukan itu alasannya. Ada adegan dimana WCKD dengan sengaja membunuh dokter itu, like there is no big deal, wtf dude!

Jujur saja itu sangat mengecewakan, Yah, mungkin WCKD tidak tahun kalau dokter itu sudah berhasil menemukan obat penawarnya. Lagipula tujuan awal WCKD mencari Right Arm ‘hanyalah’ untuk mendapatkan kembali pemuda-pemudi yang berhasil selamat/melarikan diri. Tapi kembali lagi pada motif WCKD, kelihatannya memang benar bukan hanya obat penawar yang berusaha mereka buat.

 

  • WCKD lebih banyak membunuh ketimbang menyelamatkan

Dikisahkan kalau kondisi bumi porak poranda dan populasi manusia nyaris punah(?), ketimbang memusnahkan mereka yang terkena virus, atau membuat sebuah benteng bagi manusia yang tersisa untuk hidup normal, WCKD memilih mencari obat penawar virus tersebut, dengan mengisolasi sekelompok pemuda yang mereka sendiri tidak jamin juga akan selamat.

Apapun motif WCKD sebenarnya, mereka seharusnya menyelamatkan jumlah manusia yang tersisa, bukan malah menaruh mereka ke dalam sebuah labirin, memberikan tantangan yang malah berresiko membunuh mereka.

Katakanlah itu sebuah percobaan, berarti mereka belum tahu hasil akhir macam apa yang mereka dapat, okelah kalau itu berhasil, kalau tidak? Itu artinya manusia bisa saja punah. Kenapa WCKD berpikir kalau mempertaruhkan eksistensi manusia demi menyelamatkan ‘mayat hidup’ itu jalan terbaik? Ibarat saking kacaunya dunia saat itu, nobody is in their right mind, nobody is sane enough to find any other way.

 

  • Kondisi di padang rumput yang kontras dengan kondisi bumi saat itu

Di dalam padang rumput dapat kita saksikan dengan jelas kalau langit masih biru, rumput masih hijau, masih banyak juga pepohonan bahkan ada hutannya juga. Sementara kondisi bumi yang sebenarnya berbanding terbalik dengan situasi di dalam padang rumput, diceritakan bahwa matahari menjadi terlalu dekat dan membakar apapun yang ada di permukaan bumi, ditambah lagi datangnya virus Flare yang membuat manusia menjadi semacam zombie, iklim yang tidak stabil, polusi udara yang membuat penonton ikut sesak napas.

Okelah, anggap saja teknologi sudah super cangginh, sehingga manusia bisa membuat langitnya sendiri (kayak di film The Lorax), dan sepertinya manusia juga mampu hidup normal di alam ‘buatan’ tersebut, kenapa tidak membuat padang rumput yang lebih luas tanpa labirin labirin dan makhluk aneh semacam The Grievers, setidaknya manusia bisa hidup layak di sana sementara pemerintah(?) memperbaiki kondisi alam di luar padang rumput.

 

Itulah, beberapa hal yang mengganjal di benak saya setelah nonton dua seri film The Maze Runner, seri ketiga belum sempat nonton, tapi saya harap yang satu itu bisa menjelaskan kebingungan-kebingunan diatas. But overall, saya suka film ini. Tbh, I love watching movie without overanalyzing things karena sekali saya menganalisa sesuatu terlalu mendalam, plot hole mulai bermunculan satu persatu.

 

– DEB –

Iklan

Satu pemikiran pada “‘The Maze Runner’ Yang Membingungkan

  1. Nonton dulu film ketiganya the death cure atau baca novelnya, disitu ada penjelasannya darimana dokter right arm bisa dapet penawar virus flare yaitu dari darah Thomas, dari sekian banyak Runner seperti minho, newt dkk cuma darah Thomas yang ampuh melawan flare, itu kenapa Wicked mati matian mencari Thomas

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s