Diam

Diam itu berisik di dalam(?).. kalau dia diam, dia berpikir, isi kepalanya lebih padat berjubel ketimbang yang sedang mengoceh diluar sana.

Ucapan mungkin bisa ambigu, tapi diam bisa lebih dari sekedar ambigu. Pernahkah ada seseorang yang kau kenal tiba-tiba saja diam? tidakkah itu membuatmu penasaran? Kenapa diam? Apa marah? Apa sakit? Apakah dia… berpikir?

Seribu dugaan melayang-layang dikepalamu.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s