Delapan Alasan Kenapa Gue Bisa Suka Sama Orang

Pertama, dia nggak norak kalo liat barang bagus.
Mungkin memuji iya, karena menurut gue . . .

‘Orang yang nggak mau memuji barang bagus itu adalah orang yang sombong’

Kalau aslinya dia memang heboh ya yang penting hebohnya nggak dibuat-buat.
Atau setidaknya dia heboh karena beneran terkesima dengan apa yang dia lihat, bukan karena dia ingin mencari perhatian masa.

Nggak penting juga kan kalo . . .

“Gue suka sesuatu dan seluruh dunia harus tahu!”

Kedua, nggak gampang terkena arus. IG lagi ngetrend ikut-ikutan bikin, apakek lagi ngetrend ikut-ikutan nimbrung. Gue paling ngga suka sama orang begini!

Ketiga, bisa memilih apa yang dia suka, bukan apa yang lagi ngetrend! Bodo amat orang mau maki A sampe Z, yang penting dia jalanin apa yang dia suka.

“Can’t you just be honest about your feeling?”

Keempat, punya rasa sungkan dengan kadar cukup. Kalo terlalu sungkan entar dia ngga gerak. Gerak aja sungkan, jangan-jangan dia napas juga sungkan.

Kelima, tahu sikon. Si to the kon, model orang yang ngga tahu situasi, itu biasanya orang yang baper nggak pada tempatnya. Udah kayak pup ngga pada tempatnya, efeknya gimana? ngga enak kan?

Keenam, orang yang terbuka sama dunia luar. Terbuka itu bukan harus mengikuti trend, orang terbuka itu lebih kearah menerima perbedaan.

Yang susah itu kalo mau jadi orang terbuka dengan tetep punya pendirian.

Tapi nggapapa, Biarpun susah itu bukan sesuatu yang imposible. -_- Tapi tetep aja susah, dan susah itu ngga gampang, ngga gampang berarti harus berjuang, berjuang kan butuh tenaga, tapi orang kita kan males, jadi buat orang kita itu imposible. *elah

Ketujuh, orang yang mudeng selera humor gue. Fyi! Selera humor gue itu selalu berbau sarkasme.
Ada orang yang bilang gue itu awkward, iya bener gue awkward, gue emang canggung sama orang asing, orang lemot, orang sensi, dan orang-orang yang butuh pemikiran panjang buat menerka maksud gue. Fyi ~ gue itu honest tapi indirect. Unbluntly honest *gimanacoba* jadi kalo lu ngga tau maksud gue, atau salah nangkep ucapan gue, dan itu terjadi lebih dari sepuluh kali dalam sehari, berarti lu lemot. Dan kalo lu lemot, mendingan kita putus!

Kedelapan, orang yang entah kenapa gue suka. Ini adalah perasaan terkampret yang pernah gue miliki, ini merupakan sebuah unreasonable feeling yang kemunculannya ngga terduga.

Padahal orang itu bukan tipe gue banget, tapi seiring berjalannya waktu ada dua hal yang mungkin terjadi. Pertama gue bisa berubah jadi ilfil berat, kedua gue makin suka karena sebenernya dia itu tipe gue yang terpendam(?) *njir maksudmu opo deb*

Dan finalnya, dari semua itu, tipe kedelapanlah yang paling beruntung -_- nggak perlu lu punya 7 tipe diatasnya. Cukup jadilah tipe ke-delapan.

Karena kadang gue beneran ngga punya alasan kenapa gue bisa suka sama seseorang.

– DB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s