Persiapan PORSENITAS

Minggu ini fisik mental gue benar-benar terkuras, UAS dimulai tanggal 29 November, hari pertama sebenarnya bukan UAS tapi TKM, baru kemudian dilanjut UAS sampai tanggal 10 Desember.

Lu harus(?) tahu minggu depannya lagi gue ada PORSENITAS, gue disuruh ikut dance, oke gue ikut dance, terus gue juga dapet tawaran main basket, oke gue main basket.

Dengan bego’nya gue iyain aja ditambah gue juga ikutan voly sama paduan suara.

Lomba Dance yang bakal kami ikuti ini konsepnya agak unik, ditambah formasi kelompok gue yang memang sudah dari sononya somplak, sempet gue khawatir ini dance jatuhnya bukan keren tapi malah gokil.

Kebetulan gue milih lagunya FX yang ‘Pinocchio’, dari mulai uas terakhir gue udah mulai latihan, ternyata oh ternyata. . setelah brieving/brifing/briving *ga tau gimana nulisnya* lagu dance wajib disisipi unsur dangdut.

Gue shock. . .

Amin shock . . .

Risa shock. . .

Winda biasa aja *elah

Gue lemes, serasa habis kejatuhan batu segede gambreng *plis deh*

Dangdut? . . Dangdut? . . Kenapa harus Dangdut?

Kenapa ngga keroncong atau religi *ebuset

Oke oke tenang ~ *tarik napas*
dua hari dua malem *lebe* gue berusaha nyari lagu dangdut yang pas dan . .. . . voila ~~~
Jadilah ‘PinJali’
(read: pinochio remix bang jali)

Keren pan, namanye ~ :’) *siap2 dibunuh afectionate*

Tapi tetep aja. .
Kenapa harus dangdut? Hubungan gue sama genre musik itu tuh bagaikan Soimah dengan Esmeralda, ngga nyambung dan saling clueless satu sama lain.

Ahsudahlah ~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s